pexels-mikhail-nilov-6932375_2369e03c-4330-4bbd-8db4-e0de36807f7b

Mulailah dengan halaman kosong dan batas waktu singkat, misalnya 10–15 menit. Tujuan bukan kesempurnaan, melainkan menangkap warna, kata, atau bentuk yang mewakili suasana saat itu.

Gunakan spidol warna, pensil warna, atau potongan kertas untuk membuat kombinasi sederhana. Kolase kecil atau coretan abstrak bisa menjadi tanda visual dari alur pikiran yang mengalir.

Jika sulit memulai, coba format prompt singkat seperti tiga kata tentang hari ini atau satu kalimat yang merekam momen. Kemudian tambahkan goresan warna yang selaras dengan kata-kata tersebut.

Simpan halaman-halaman dengan rapi agar nanti mudah menelusuri pola visual. Melihat kembali jurnal memberi peluang mengamati perubahan nada dan preferensi estetika tanpa tekanan evaluasi.

Biarkan jurnal ini menjadi ruang pribadi yang mudah diakses—bukan tugas tambahan. Menjadikannya bagian kecil dari kebiasaan sehari-hari membantu menjaga tempo pikir yang transparan dan kreatif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *